About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, September 16, 2014

CERPEN - AKU RELA

AKU RELA
Oleh: Nuvia Aningtias & Insan Ali Mustofa
                 Aku tak peduli pada semua yang sedang berlangsung ,aku tak peduli dengan bapak dan ibu cerewet di depan kelas yang sedang menjelaskan materi, aku tak peduli akan catatan-catatan yang ia tuliskan di papan, aku tak peduli dengan semuanya. Aku hanya mempedulikan diriku sendiri, pikiranku, hatiku. Mengapa diam-diam aku masih memperhatikanmu? Mengapa aku masih memikirkanmu? Beribu kata”mengapa” selalu berputar di kepalaku, tapi aku pun tidak bisa menjawabnya.
            Ku hadapkan kepalaku ke arah keluar kelas, ramai sekali di luar sana, seramai pikiranku yang memikirkanmu. Entah mengapa semua ini tiada habisnya. Aku masih memikirkanmu, bahkan masih sering menangisimu. Bertanya-tanya kenapa kamu membuatku seperti ini. Mataku sudah kering untuk menangis lagi, hatiku seakaen hancur di penuhi sesak yang tiada habisnya bila mengingatmu, mengingat masa kita, dulu semuanya terasa indah. Sangat indah, tapi bagaimana dengan sekarang? Apakah air mata dan hatiku yang sakit ini termasu"k indah? Tidak kan??
            Aku mulai memejamkan mataku, mengingat-ingat semuanya. Kata-katamu di hari itu, genggaman erat tanganmu, air mataku.............. perlahan semuanya langsung hinggap di dalam memoriku, membuat rasa sesak rasa sesak di hati ini terasa lagi, kenapa sesak ini tak kunjung sembuh? Apakah di dalam sana hatiku masih rapuh? Kenapa sesakit ini rapuh karnamu? Kapan aku bisa melupakanmu? Melupakan semua kenangan kita?? Kejadian di hari itu sudah membuatku kehilangan separuh hidupku, kau tanyakan suatu pertanyaan yang bahkan aku tak berani untuk menjawabnya.
“Ris...!!!” satu buah pesan singkat sampai pada ponselku, ternyata dari Andi. “Iya, kenapa ?” balasku lembut. “Apa kamu masih menyayangiku?”, “kenapa menanyakan hal itu? Kamu sendiri bagaimana?”Tanyaku bingung. “Sudahlah jawab saja ”. “Tentu saja masih”. “Iya akupun sama” mendengar ucapannya semalam hatiku terasa bahagia.
            Pagi ini entah mengapa aku begitu bersemangat untuk pergi ke sekolah. Sepertinya sejuta kebahagiaan telah menantiku, tapi sayangnya semua itu hanya harapan kosong, yang kudapat bukan kebahagiaan melainkan tetes air mata. Kata-katamu semalam kau masih menyayangiku, tapi mengapa kini kau bersama orang lain. Kamu telah berbohong, kamu salah, ya.. kamu memang salah.
            “Aku mengerti cukup sampai disini, berbahagialah dengannya” batinku berusaha untuk menenangkan hatiku. Aku terkejut, tiba-tiba saja semuanya terasa berat, terasa hancur, sangat terasa bahwa hal ini sangat menyakitkan. Badanku terasa lemas, aku masih tak percaya tentang apa yang kamu katakan, apa yang kamu lakukan. Pasti ini mimpi.... batinku. “Ya, ini mimpi” aku hanya perlu bangun dan semuanya akan kembali normal, tapi sayangnya ini bukan mimpi melainkan kenyataan pahit yang benar benar terjadi.
            Aku hancur, hatiku terasa semakin sakit, sesak sudah mengepul di dadaku. Air mataku mulai menetes. Jadi apa yang kamu katakan kemarin malam bohong ?? yang sebenarnya kamu sayangi itu dia bukan aku. Aku masih menatapmu, menatap mata indah yang dulu jadi dunia indahku, apa aku dan kamu memang sudah berakhir ? ah, entahlah... ingin sekali menghampirimu lalu menampar pipimu ataupun memelukmu dan tak akan ku lepaskannya, tapi siapa aku ini ?



            Aku hanya orang lemah yang sempat dibuat kuat dan sekarang rapuh karena orang yang sangat aku sayang. Lemah, hancur, rapuh, perih, inilah aku.... Entah kenapa sampai sekarang kata-kata bohongmu, peristiwa-peristiwa menyakitkan yang selalu ku rasakan masih teringat olehku. Aku berusaha melupakannya, tetapi sosokmu selalu datang dan membuat semuanya gagal.
            Senyummu, wajahmu, perhatianmu, kata-katamu, dan kenanganmu.... semuanya terlalu manis. Kamu yang memulai dan kamu juga yang mengakhiri kisah ini. Apakah benar kamu bukan milikku lagi ?? kau tetap milikku tapi itu hanya dalam mimpiku. Aku terus memandang keluar kelas menyibukkan diri dengan pikiranku, tiba-tiba saja kau lewat, berhenti sekejap di depan kelasku, kau melihat kearahku lalu tersenyum. Kuperhatikan senyum manismu yang dulu sering kau berikan kepadaku. Senyum yang dulu jadi penyemangat langkahku. Tapi sekarang entah yang ada senyum manismu itu membuat hatiku semakin sakit.
Aku menelan ludah pahit, perlahan ku ukirkan secuil senyuman di wajahku dengan terpaksa, senyuman yang menyembunyikan kesedihanku, senyuman palsu. Hatiku semakin rapuh, kaupun segera berlalu. Sial, sampai kapan hatiku rapuh ? sampai kapan senyuman palsu ini menutupi kepedihanku ? aku lelah dengan semua ini, aku lelah belajar rela, rela belajar tegar, aku lelah......
Semakin aku mencoba merelakan, semakin terasa perih hatiku, sesak ini sudah menyatu dengan tubuhku, menggerogiti hatiku, membunuh diriku secara perlahan. Hari demi hari telah ku lalui, saat sinar sang mentari mulai membakar tubuh ini, bel sekolah telah berdering, tanda jam pelajaran  telah usai. Ku berjalan menyusuri lorong kelas, dengan membawa buku di sisi tangan kananku. Tak sengaja ku jatuhkan buku-buku ku, tiba-tiba tangan seorang pria mengambil dan memberikan buku itu padaku, ia tersenyum padaku. Merah pipiku, sudah lama aku tak merasakan hal ini, jantungku berdetak kencang saat dia menatapku, padahal baru pertama kali ini aku melihatnya.
“Ini bukunya” kata lelaki tampan itu. “Iya, terima kasih” jawabku lembut. “Siapa namamu ?” tanyanya. Kujawab “Namaku Risma”. “Kenalkan namaku Ivan, maaf ya... aku terburu-buru”kata Ielaki itu, dengan segera ia berjalan meninggalkanku. Setelah sampai di rumah, aku langsung menuju kamar kecilku. Ku terlentang diatas busa halus kesanganku dengan ditemani boneka-boneka ku yang lucu, yang selalu setia menemaniku. Tiba-tiba terlintas dipikiranku, lelaki yang telah menolongku tadi. “Kapan aku bisa bertemu dengannya lagi ?” batinku. “Semoga saja aku bisa bertemu dengannya besok”
Beberapa hari telah berlalu, namun aku tak kunjung bisa menemukan bayangannya. Tiba pada suatu ketika, aku berkunjung ke perpustakaan sekolahku. Tanpa disengaja ia lewat disampingku, lelaki yang dulu pernah menolongku. Saat itu juga aku menyapanya “Hai... masih ingat aku nggak” lelaki itu tampak masih berpikir sejenak. “Kamu Risma kan ? yang dulu bukunya jatuh”kata Ivan. “Iya, benar” jawabku. Kami pun duduk dibangku perpustakaan, kami mulai berbincang-bincang seolah-olah kami telah kenal satu sama lain. Bel masuk terdengar, ia meminta nomor ponselku dengan tergesa-gesa. Segera aku tulis dan kuberikan padanya secarik kertas berisi nomor Hp ku. “Nanti akan kuhubungi, ditunggu ya....!!!”, aku mengangguk dan tersenyum kecil padanya.
HrrrrHrrr..... Hpku bergetar tanda ada sebuah pesan masuk. Segera kubaca pesan itu, ternyata pesan itu dari Ivan. Berbunga-bunga rasanya hati ini. Kubalas pesannya dan memulai percakapan. Hal itu selalu berlangsung setiap hari. Tanpa sadar, ada sesuatu yang mengganjal dihati. Perasaan yang selama ini kupendam untuknya. Hal ini berlangsung cukup lama, baik dirumah maupun disekolah kami selalu berdua. Seperti sepasang merpati yang tak pernah meninggalkan pasangannya. Tapi sayangnya dia belum mengungkapkan perasaannya padaku. Suatu malam, dimalam yang tak bisa membuatku tidur nyenyak. Dimana di anganku selalu terbayang dirinya. Betapa manis senyumannya, lembut tutur katanya, baik hatinya, tegas sifatnya, gagah dan tampan rupanya laksana Arjuna.  Apakah dia merasakan hal yang sama dengan apa yang kurasakan? Aku tak tahu.
Lamaaa sekali hal yang selama ini kunantikan tak kunjung sampai. Saat aku mulai letih untuk menanti sepatah ucapan cinta dari dalam hatinya, hatiku mulai bimbang untuknya. Ragu dalam hati ini, apakah dia tak mencintaiku ? atau aku yang harus memulai dulu untuk menyatakan cinta ?. Sampai suatu ketika, hari yang selama ini kunantikan telah datang. Ia mengajakku ketengah lapangn sekolah, di suasana istirahat yang ramai. Ku bertanya padanya, “Mau  ngapain sih?” tanyaku, tapi ia hanya terdiam sambil tersenyum. Aku jadi semakin bingung dibuatnya. Ketika itu pula mataku ditutup kedua telapak tangannya yang halus bak kain sutra. Dia berkata “Setelah hitungan ketiga, kamu bisa membuka mata indahmu kembali. Satu.... Dua.......... Ti......................ga...”. Perlahan kubuka mataku, sontak aku terkejut dibuatnya. Terlihat didepan mataku rangkaian kata dihiasi bunga-bunga cantik dan beberapa balon berbentuk hati di papan besar yang dibawanya. Yang bertuliskan kata “I LOVE YOU, maukah kau jadi kekasihku ?” Aku masih bingung ingin berkata apa, sementara semua teman-temanku bersorak dan berkata “Terima, terima, terima ” dengan menepukkan kedua tangannya, tanda mereka merestui hubungan kami. Akupun setuju dengan pendapat mereka. Kuanggukkan kepalaku, rasa bahagia dan malu malu menyelimuti hatiku. Serasa hatiku diterbangkan kesurga olehnya.
Beberapa hari setelah kita jadian, aku merasa dia benar-benar mencintaiku. Buktinya ia bisa membuatku melupakan semua hal yang kualami selama bersama Andi, rasa pahit yang pernah kualami kini berganti manis semanis madu. Sesak yang kuderita kini telah menjadi lega. Rasa perih menjadi sembuh terobati olehnya. Aku hanya orang lemah yang selalu dibuat kuat oleh orang yang selalu menyayangiku. Rasa lelah saat bersama Andi kini menjadi semangat yang membara saat bersama Ivan. Sekarang aku telah rela,rela melepas dan melupakan semua tentang Andi, dan aku juga rela hatiku dimiliki oleh Ivan.
-TAMAT-

Wednesday, August 27, 2014

TATA TERTIB PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA DISEKOLAH


ATURAN UMUM
1.    Memasuki laboratorium harus menggunakan baju lab
2.    Memasuki laboratorium harus melepaskan alas kaki

KEWAJIBAN PENGGUNA LABORATORIUM
1.    Pengguna lab wajib mengisi buku tamu yang telah disediakan
2.    Pengguna lab wajib menjaga kebersihan lab
3.    Alat-alat yang telah di pakai harus dibersihkan dan dikembalikan ketempat semula
4.    Praktikan harus bekerja sesuai dengan prosedur/lembar kerja siswa

LARANGAN PENGGUNA LABORATORIUM
1.    Dilarang membawa makanan dan minuman /makan di dalam lab
2.    Dilarang bergurau dalam lab

SANKSI
1.    Pengguna lab yang memecahkan atau merusakkan alat, harus mengganti

TATA TERTIB KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM IPA


Sebelum melakukan praktikum perhatikanlah hal-hal sebagai berikut!
1.    Sebelum melakukan praktikum ,pahamilah cara kerja pada lembar kerja siswa
2.    Perhatiakan symbol-simbol bahan kimia
3.    Gunakan jas lab dan sarung tangan
4.    Jagalah sikap saat melakukan praktikum
5.    Cuci tangan dengan sabun setelah melakukan praktikum


ANALISIS MASALAH (LABORATURIUM)

ANALISIS MASALAH

Kekuatan
       1.    Mempunyai  laboratorium computer
       2.    Mempunyai beberapa alat –alat lab IPA
       3.    Punya alat – alat lab bahasa
Kelemahan
1.    Belum ada gedung lab IPA
2.    Belum ada gedung lap bahasa
3.    Sdm guru yang kurang
4.    Sdm tehnisi dan laboran  yang kurang
5.    Tidak memiliki tehnisi dan laboran IPA
6.    Keterbatasan dana
7.    Guru yang enggan melakukan praktikum
8.    Barang-barang mudah rusak dan hilang
Peluang
1.    Menjadi sekolah yang lebih maju
Ancaman
1.    Persaingan antar madrasah
2.    Regulasi yang tidak mendukung
Rencana Jangka pendek
1.    Mengoptimalisasi lab computer yang sudah ada untuk belajar siswa
2.    Melakukan praktikum IPA dengan menggunakan halaman atau kebun sekolah
3.    Membawa tape recorder,player ke kelas untuk lap bahasa
4.    Mengikutkan atau menitipkan tehnisi dan laboran ke PT untuk belajar
5.    Mengangkat tehnisi dan laboran lab IPA
6.    Kepala sekolah memotivasi guru-guru untuk melakukan praktikum

Rencana jangka panjang
1.    Membangun gedung lab IPA untuk mengatasi seringnya kehilangan alat-alat lab dan untuk standar lab yang berlaku
2.    Membuat proposal pengajuan dana laboratorium pada pemerintah
3.    Menggali dana dari wali murid yang tidak memberatkan

TATA TERTIB KESELAMATAN KERJA LABORATORIUM


1.    Siswa wajib memahami cara kerja pada saat praktikum
2.    Siswa wajib menggunakan jas lab dan sarung tangan ketika praktikum
3.    Siswa wajib mengetahui rambu-rambu keselamatan kerja
4.    Siswa dilarang mencium bahan kimia secara langsung
5.    Siswa dilarang makan dan minum pada saat praktikum
6.    Siswa dilarang bergurau saat praktikum

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA LABORATORIUM KIMIA

Keselamatan dan Keamanan Kerja
Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan yaitu 9 orang/hari . Oleh karena itu K3 seyogyanya melekat pada pelaksanaan praktikum dan penelitian di laboratorium.Laboratorium adalah tempat staf pengajar, mahasiswa dan pekerja lab melakukan eksprimen dengan bahan kimia alat gelas dan alat khusus.Penggunaan bahan kimia dan alat tersebut berpotensi terjadinya kecelakaan kerja.Pada umumnya kecelakan kerja penyebab utamanya adalah kelalaian atau kecerobohan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dg cara membina dan mengembangkan kesadaran (attitudes) akan pentingnya K3 di laboratorium.
Keselamatan Kerja di Laboratorium, perlu diinformasikan secara cukup (tidak berlebihan) dan relevan untuk mengetahui sumber bahaya di laboratorium dan akibat yang ditimbulkan serta cara penanggulangannya. Hal tersebut perlu dijelaskan berulang ulang agar lebih meningkatkan kewaspadaan.Keselamatan yg dimaksud termasuk orang yg ada disekitarnya.
Peraturan Keselamatan Kerja
Tujuan Peraturan Keselamatan Kerja dimaksudkan untuk menjamin :

1.    Kesehatan , keselamatan dan kesejahteraan orang yg bekerja di laboratorium.
2.    Mencegah orang lain terkena resiko terganggu kesehatannya akibat kegiatan di laboratorium.
3.    Mengontrol penyimpanan dan penggunaan bahan yang mudah terbakar dan beracun
4.    Mengontrol pelepasan bahan berbahaya (gas) dan zat berbau ke udara, sehingga tidak berdampak negative terhadap lingkungan.

Aturan umum yang terdapat dalam peraturan itu menyangkut hal hal sebagai berikut :
1.    Orang yang tak berkepintingan dilarang masuk laboratorium, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
2.    Jangan melakukan eksprimen sebelum mengetahui informasi mengenai bahaya bahan kimia, alat alat dan cara pemakaiannya.
3.    Mengenali semua jenis peralatan keselamatan kerja dan letaknya untuk memudahkan pertolongan saat terjadi kecelakaan kerja.
4.    Harus tau cara pemakaian alat emergensi : pemadam kebakaran, eye shower, respirator dan alat keselamatan kerja yang lain.
5.    Setiap laboran /Pekerja laboratorium harus tau memberi pertolongan darurat (P3K).
6.    Latihan keselamatan harus dipraktekkan secara periodik bukan dihapalkan saja
7.    Dilarang makan minum dan merokok di lab, bhal ini berlaku juga untuk laboran dan kepala Laboratorium.
8.    Jangan terlalu banyak bicara, berkelakar, dan lelucon lain ketika bekerja di laboratorium
9.    Jauhkan alat alat yang tak digunakan, tas,hand phone dan benda lain dari atas meja kerja.

Pakaian di Laboratorium
1.    Dilarang memakai perhiasan yang dapat rusak oleh bahan kimia, sepatu yang terbuka, sepatu licin, atau berhak tinggi.
2.    Wanita dan pria yang memiliki rambut panjang harus diikat, rambut panjang yang tidak terikat dapat menyebabkan kecelakaan. karena dapat tersangkut pada alat yang berputar.
3.    Pakailah jas praktikum, sarung tangan dan pelindung yang lain dg baik meskipun, penggunaan alat alat keselamatan menjadikan tidak nyaman.
Bekerja dg Bahan Kimia
1.    Hindari kontak langsung dg bahan kimia
2.    Hindari menghirup langsung uap bahan kimia
3.    Dilarang mencicipi atau mencium bahan kimia kecuali ada perintah khusus ( cukup dg mengkibaskan kearah hidung )
4.    Bahan kimia dapat bereaksi langsung dg kulit menimbulkan iritasi (pedih dan gatal)
Memindahkan Bahan Kimia
1.    Seorang laboran pasti melakukan pekerjaan pemindahan bahan kimia pada setiap kerjanya. Ketika melakukan pemindahan bahan kimia maka harus diperhatikan hal hal sebagai berikut :
2.    Baca label bahan sekurang kurangnya dua kali untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan bahan misalnya antara asam sitrat dan asam nitrat.
3.    Pindahkan sesuai jumlah yang diperlukan
4.    Jangan menggunakan bahan kimia secara berlebihan
5.    Jangan mengembalikan bahan kimia ke tempat botol semula untuk menghindari kontaminasi, meskipun dalam hal ini kadang terasa boros
Memindahkan Bahan Kimia Cair
1.    Ada sedikit perbedaan ketika seorang laboran memindahkan bahan kimia yang wujudnya cair. Hal yang harus diperhatikan adalah :
2.    Tutup botol dibuka dg cara dipegang dg jari tangan dan sekaligus telapak tangan memegang botol tersebut.
3.    Tutup botol jangan ditaruh diatas meja karena isi botol bisa terkotori oleh kotoran yang ada diatas meja.
4.    Pindahkan cairan menggunakan batang pengaduk untuk menghindari percikan.
5.    Pindahkan dengan alat lain seperti pipet volume shg lebih mudah.
Memindahkan Bahan Kimia Padat
1.    Pemindahan bahan kimia padat memerlukan penanganan sebagai berikut :
2.    Gunakan sendok sungu atau alat lain yang bukan berasal dari logam.
3.    Jangan mengeluarkan bahan kimia secara berlebihan.
4.    Gunakan alat untuk memindahkan bebas dari kontaminasi. Hindari satu sendok untuk bermacam macam keperluan.
Cara Pemanasan Larutan dalam Tabung Reaksi
1.    Isi tabung reaksi sebagian saja, sekitar sepertiganya.
2.    Api pemanas terletak pada bag bawah larutan.
3.    Goyangkan tabung reaksi agar pemanasan merata.
4.    Arah mulut tabung reaksi pada tempat yang kosong agar percikannya tidak mengenai orang lain.
Cara memanaskan dg gelas Kimia
Pemanasan yang dilakukan menggunakan gelas kimia ( bukan tabung reaksi) maka harus memperhatikan aturan sebagai berikut :
1.    Gunakan kaki tiga sebagai penopang gelas kimia tersebut.
2.    Letakkan batang gelas atau batu didih pada gelas kimia untuk menghindari pemanasan mendadak.
3.    Jika gelas kimia tersebut berfungsi sbg penagas air , isikan air seperempatnya saja supaya tidak terjadi tumpahan.

Peralatan dan Cara Kerja
Bekerja dengan alat alat kimia juga berpotensi terjadinya kecelakaan kerja, oleh karena itu harus diperhatikan hal hal sebagai berikut :
1.    Botol reagen harus dipegang dg cara pada bagian label ada pada telapak tangan .
2.    Banyak peralatan terbuat dari gelas , hati hati kena pecahan kaca. Bila memasukkan gelas pada prop-karet
3.    Gunakan sarung tangan sebagai pelindung.
4.    Ketika menggunakan pembakar spritus hati hati jangan sampai tumpah di meja karena mudah terbakar. Jika digunakan bunsen amati keadaan selang apakah masih baik atau tidak.
5.    Hati hati bila mengencerkan asam sulfat pekat, asam sulfatlah yang dituang sedikit demi sedikit dalam air dan bukan sebaliknya.

Pembuangan Limbah
Limbah bahan kimia secara umum meracuni lingkungan, oleh karena itu perlu penanganan khusus :
1.    Limbah bahan kimia tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan .
2.    Buang pada tempat yang disediakan
3.    Limbah organik dibuang pada tempat terpisah agar bisa didaur ulang.
4.    Limbah padat (kertas saring, korek api, endapan) dibuang ditempat khusus.
5.    Limbah yang tidak berbahaya (Misal : detergen) boleh langsung dibuang ,dg pengenceran air yang cukup banyak.
6.    Buang segera limbah bahan kimia setelah pengamatan selesai.
7.    Limbah cair yang tidak larut dlm air dan beracun dikumpulkan pada botol dan diberi label yg jelas.

Terkena Bahan Kimia
Kecelakaan kerja bias saja terjadi meskipun telah bekerja dengan hati hati. Bila hal itu terjadi maka perhatikan hal hal sebagai berikut :
1.    Jangan panik .
2.    Mintalah bantuan rekan anda yg ada didekat anda, oleh karenanya dilarang bekerja sendirian di laboratorium.
3.    Bersihkan bagian yang mengalami kontak langsung dg bahan tersegut, bila memungkinkan bilas sampai bersih
4.    Bila kena kulit, jangan digaruk , supaya tidak merata.
5.    Bawaah keluar ruangan korban supaya banyak menghirup oksigen.
6.    Bila mengkawatirkan kesehatannya segera hubungi paramedik secepatnya.

Terjadi Kebakaran
Kebakaran bisa saja terjadi di laboratorium, karena di dalamnya banyak tersimpan bahan yang mudah terbakar. Bila terjadi kebakaran maka :
1.    Jangan Panik
2.    Segera bunyikan alarm tanda bahaya.
3.    Identifikasi bahan yang terbakar (kelas A;B atau C), padamkan dg kelas pemadam yang sesuai ( Contoh kebakaran klas B bensin, minyak tanah dll tidak boleh disiram dg air)
4.    Hindari menghirup asap secara langsung, gunakan masker atau tutup hidung dengan sapu tangan.
5.    Tutup pintu untuk menghambat api membesar dg cepa.
6.    Cari Bantuan Pemadam Kebakaran , oleh karenanya No Telpon Pemadam Kebakaran haru ada di Lab.

Kombinasi Bahan yang harus dihindari
Kombinasi bahan dibawah ini berpotensi terjadi kecelakaan kerja, oleh karenanya harus dihindari.
1.    Natrium atau Kalium dg air
2.    Amonium nitrat, serbuk seng dan air
3.    Kalium nitrat dg natrium asetat
4.    Nitrat dengan ester
5.    Peroksida dg magnesium, seng atau aluminium
6.    Benzena atau alkohol dg api
Gas Berbahaya
Ada beberapa gas yang berbahaya keberadaanya di laboratorium. Gas gas tersebut adalah :
1.    Bersifat Iritasi
gas HCl, HF, nitrat dan nitrit, klorin,sulfur dioksida ( cermati baunya yg nyegrak).
2.    Karbon monoksida
sangat mematikan, semua reaksi yang menghasilkan gas tersebut dihindari, karena tidak berwarna, dan tidak berbau
3.    Hidrogen sianida berbau seperti almond
Hidrogen sulfida dikenali dari baunya Hidrogen selenida (H2Se) gas yg sangat beracun.
Daftar Pustaka
Bahan Ajar Pelatihan Manajemen Laboratorium, Deroktoral Jendral Pendidikan
Tinggi, Proyek Peningkayan Manajemen Pendidikan tinggi, 2002
Mariati; 1998. Bahan Kimia Berbahaya. Penataran pengelolaan Laboratorium
(Laboratorium Manajemen) Fakultas Kedokteran USU Medan.
Anonim ; 1997. Peralatan Keselamatan Kerja. Penataran Tenaga Laboratorium
Dalam Lingkungan Fakultas Pertanian USU medan

Analisis SWOT laboratorium IPA



kekuatan:
•    Mempunyai gedung 1 ruang,
•    Tersedia beberapa alat bahan
•    Tersedia guru mata pelajaran spesifik, guru kimia, guru fisika, guru biologi

kelemahan:
•    Belum tersedia lab Kimia, Fisika, Biologi
•    Belum ada meja praktikum
•    Belum ada almari asam
•    Banyak bahan-bahan yang sudah rusak karena lama tidak dipakai
•    Lab. IPA bercampur dengan alat-alat ekstrakulikuler seperti ekstra batik
•    Belum ada almari es untuk menyimpan bahan-bahan pada suhu rendah
•    Belum ada AC pada lab. biologi dan fisika
•    Di dalam lab. belum ada saluran air untuk mencuci alat
•    Di dalam lab. belum ada saluran listrik yang cukup
•    Siswa belum mempunyai baju lab.
•    Tempat membeli alat dan bahan yang jauh( ada di kota dengan jarak +- 60 km)
•    Kepala lab. mengerjakan seluruh pekerjaan yang ada di lab.
•    Alat dan bahan tidak lengkap dan tidak memadai untuk praktikum  semua siswa
•    Ada keengganan guru untuk praktikum/ jarang mengajukan praktikum(karena alat bahan tidak lengkap)
•    Tidak ada tenaga laboran

Peluang:
•    Sekolah menfasilitasi keperluan praktikum dalam jumlah terbatas(sedikit)
•    Salah satu guru ipa, memungkinkan sebagai laboran
•   
Ancaman: