About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label SEKOLAH. Show all posts
Showing posts with label SEKOLAH. Show all posts

Wednesday, August 27, 2014

TATA TERTIB PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA DISEKOLAH


ATURAN UMUM
1.    Memasuki laboratorium harus menggunakan baju lab
2.    Memasuki laboratorium harus melepaskan alas kaki

KEWAJIBAN PENGGUNA LABORATORIUM
1.    Pengguna lab wajib mengisi buku tamu yang telah disediakan
2.    Pengguna lab wajib menjaga kebersihan lab
3.    Alat-alat yang telah di pakai harus dibersihkan dan dikembalikan ketempat semula
4.    Praktikan harus bekerja sesuai dengan prosedur/lembar kerja siswa

LARANGAN PENGGUNA LABORATORIUM
1.    Dilarang membawa makanan dan minuman /makan di dalam lab
2.    Dilarang bergurau dalam lab

SANKSI
1.    Pengguna lab yang memecahkan atau merusakkan alat, harus mengganti

TATA TERTIB KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM IPA


Sebelum melakukan praktikum perhatikanlah hal-hal sebagai berikut!
1.    Sebelum melakukan praktikum ,pahamilah cara kerja pada lembar kerja siswa
2.    Perhatiakan symbol-simbol bahan kimia
3.    Gunakan jas lab dan sarung tangan
4.    Jagalah sikap saat melakukan praktikum
5.    Cuci tangan dengan sabun setelah melakukan praktikum


ANALISIS MASALAH (LABORATURIUM)

ANALISIS MASALAH

Kekuatan
       1.    Mempunyai  laboratorium computer
       2.    Mempunyai beberapa alat –alat lab IPA
       3.    Punya alat – alat lab bahasa
Kelemahan
1.    Belum ada gedung lab IPA
2.    Belum ada gedung lap bahasa
3.    Sdm guru yang kurang
4.    Sdm tehnisi dan laboran  yang kurang
5.    Tidak memiliki tehnisi dan laboran IPA
6.    Keterbatasan dana
7.    Guru yang enggan melakukan praktikum
8.    Barang-barang mudah rusak dan hilang
Peluang
1.    Menjadi sekolah yang lebih maju
Ancaman
1.    Persaingan antar madrasah
2.    Regulasi yang tidak mendukung
Rencana Jangka pendek
1.    Mengoptimalisasi lab computer yang sudah ada untuk belajar siswa
2.    Melakukan praktikum IPA dengan menggunakan halaman atau kebun sekolah
3.    Membawa tape recorder,player ke kelas untuk lap bahasa
4.    Mengikutkan atau menitipkan tehnisi dan laboran ke PT untuk belajar
5.    Mengangkat tehnisi dan laboran lab IPA
6.    Kepala sekolah memotivasi guru-guru untuk melakukan praktikum

Rencana jangka panjang
1.    Membangun gedung lab IPA untuk mengatasi seringnya kehilangan alat-alat lab dan untuk standar lab yang berlaku
2.    Membuat proposal pengajuan dana laboratorium pada pemerintah
3.    Menggali dana dari wali murid yang tidak memberatkan

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA LABORATORIUM KIMIA

Keselamatan dan Keamanan Kerja
Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian khusus , karena penelitian menunjukkan telah terjadi kecelakaan kerja dengan intensitas yang mengkawatirkan yaitu 9 orang/hari . Oleh karena itu K3 seyogyanya melekat pada pelaksanaan praktikum dan penelitian di laboratorium.Laboratorium adalah tempat staf pengajar, mahasiswa dan pekerja lab melakukan eksprimen dengan bahan kimia alat gelas dan alat khusus.Penggunaan bahan kimia dan alat tersebut berpotensi terjadinya kecelakaan kerja.Pada umumnya kecelakan kerja penyebab utamanya adalah kelalaian atau kecerobohan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dg cara membina dan mengembangkan kesadaran (attitudes) akan pentingnya K3 di laboratorium.
Keselamatan Kerja di Laboratorium, perlu diinformasikan secara cukup (tidak berlebihan) dan relevan untuk mengetahui sumber bahaya di laboratorium dan akibat yang ditimbulkan serta cara penanggulangannya. Hal tersebut perlu dijelaskan berulang ulang agar lebih meningkatkan kewaspadaan.Keselamatan yg dimaksud termasuk orang yg ada disekitarnya.
Peraturan Keselamatan Kerja
Tujuan Peraturan Keselamatan Kerja dimaksudkan untuk menjamin :

1.    Kesehatan , keselamatan dan kesejahteraan orang yg bekerja di laboratorium.
2.    Mencegah orang lain terkena resiko terganggu kesehatannya akibat kegiatan di laboratorium.
3.    Mengontrol penyimpanan dan penggunaan bahan yang mudah terbakar dan beracun
4.    Mengontrol pelepasan bahan berbahaya (gas) dan zat berbau ke udara, sehingga tidak berdampak negative terhadap lingkungan.

Aturan umum yang terdapat dalam peraturan itu menyangkut hal hal sebagai berikut :
1.    Orang yang tak berkepintingan dilarang masuk laboratorium, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
2.    Jangan melakukan eksprimen sebelum mengetahui informasi mengenai bahaya bahan kimia, alat alat dan cara pemakaiannya.
3.    Mengenali semua jenis peralatan keselamatan kerja dan letaknya untuk memudahkan pertolongan saat terjadi kecelakaan kerja.
4.    Harus tau cara pemakaian alat emergensi : pemadam kebakaran, eye shower, respirator dan alat keselamatan kerja yang lain.
5.    Setiap laboran /Pekerja laboratorium harus tau memberi pertolongan darurat (P3K).
6.    Latihan keselamatan harus dipraktekkan secara periodik bukan dihapalkan saja
7.    Dilarang makan minum dan merokok di lab, bhal ini berlaku juga untuk laboran dan kepala Laboratorium.
8.    Jangan terlalu banyak bicara, berkelakar, dan lelucon lain ketika bekerja di laboratorium
9.    Jauhkan alat alat yang tak digunakan, tas,hand phone dan benda lain dari atas meja kerja.

Pakaian di Laboratorium
1.    Dilarang memakai perhiasan yang dapat rusak oleh bahan kimia, sepatu yang terbuka, sepatu licin, atau berhak tinggi.
2.    Wanita dan pria yang memiliki rambut panjang harus diikat, rambut panjang yang tidak terikat dapat menyebabkan kecelakaan. karena dapat tersangkut pada alat yang berputar.
3.    Pakailah jas praktikum, sarung tangan dan pelindung yang lain dg baik meskipun, penggunaan alat alat keselamatan menjadikan tidak nyaman.
Bekerja dg Bahan Kimia
1.    Hindari kontak langsung dg bahan kimia
2.    Hindari menghirup langsung uap bahan kimia
3.    Dilarang mencicipi atau mencium bahan kimia kecuali ada perintah khusus ( cukup dg mengkibaskan kearah hidung )
4.    Bahan kimia dapat bereaksi langsung dg kulit menimbulkan iritasi (pedih dan gatal)
Memindahkan Bahan Kimia
1.    Seorang laboran pasti melakukan pekerjaan pemindahan bahan kimia pada setiap kerjanya. Ketika melakukan pemindahan bahan kimia maka harus diperhatikan hal hal sebagai berikut :
2.    Baca label bahan sekurang kurangnya dua kali untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan bahan misalnya antara asam sitrat dan asam nitrat.
3.    Pindahkan sesuai jumlah yang diperlukan
4.    Jangan menggunakan bahan kimia secara berlebihan
5.    Jangan mengembalikan bahan kimia ke tempat botol semula untuk menghindari kontaminasi, meskipun dalam hal ini kadang terasa boros
Memindahkan Bahan Kimia Cair
1.    Ada sedikit perbedaan ketika seorang laboran memindahkan bahan kimia yang wujudnya cair. Hal yang harus diperhatikan adalah :
2.    Tutup botol dibuka dg cara dipegang dg jari tangan dan sekaligus telapak tangan memegang botol tersebut.
3.    Tutup botol jangan ditaruh diatas meja karena isi botol bisa terkotori oleh kotoran yang ada diatas meja.
4.    Pindahkan cairan menggunakan batang pengaduk untuk menghindari percikan.
5.    Pindahkan dengan alat lain seperti pipet volume shg lebih mudah.
Memindahkan Bahan Kimia Padat
1.    Pemindahan bahan kimia padat memerlukan penanganan sebagai berikut :
2.    Gunakan sendok sungu atau alat lain yang bukan berasal dari logam.
3.    Jangan mengeluarkan bahan kimia secara berlebihan.
4.    Gunakan alat untuk memindahkan bebas dari kontaminasi. Hindari satu sendok untuk bermacam macam keperluan.
Cara Pemanasan Larutan dalam Tabung Reaksi
1.    Isi tabung reaksi sebagian saja, sekitar sepertiganya.
2.    Api pemanas terletak pada bag bawah larutan.
3.    Goyangkan tabung reaksi agar pemanasan merata.
4.    Arah mulut tabung reaksi pada tempat yang kosong agar percikannya tidak mengenai orang lain.
Cara memanaskan dg gelas Kimia
Pemanasan yang dilakukan menggunakan gelas kimia ( bukan tabung reaksi) maka harus memperhatikan aturan sebagai berikut :
1.    Gunakan kaki tiga sebagai penopang gelas kimia tersebut.
2.    Letakkan batang gelas atau batu didih pada gelas kimia untuk menghindari pemanasan mendadak.
3.    Jika gelas kimia tersebut berfungsi sbg penagas air , isikan air seperempatnya saja supaya tidak terjadi tumpahan.

Peralatan dan Cara Kerja
Bekerja dengan alat alat kimia juga berpotensi terjadinya kecelakaan kerja, oleh karena itu harus diperhatikan hal hal sebagai berikut :
1.    Botol reagen harus dipegang dg cara pada bagian label ada pada telapak tangan .
2.    Banyak peralatan terbuat dari gelas , hati hati kena pecahan kaca. Bila memasukkan gelas pada prop-karet
3.    Gunakan sarung tangan sebagai pelindung.
4.    Ketika menggunakan pembakar spritus hati hati jangan sampai tumpah di meja karena mudah terbakar. Jika digunakan bunsen amati keadaan selang apakah masih baik atau tidak.
5.    Hati hati bila mengencerkan asam sulfat pekat, asam sulfatlah yang dituang sedikit demi sedikit dalam air dan bukan sebaliknya.

Pembuangan Limbah
Limbah bahan kimia secara umum meracuni lingkungan, oleh karena itu perlu penanganan khusus :
1.    Limbah bahan kimia tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan .
2.    Buang pada tempat yang disediakan
3.    Limbah organik dibuang pada tempat terpisah agar bisa didaur ulang.
4.    Limbah padat (kertas saring, korek api, endapan) dibuang ditempat khusus.
5.    Limbah yang tidak berbahaya (Misal : detergen) boleh langsung dibuang ,dg pengenceran air yang cukup banyak.
6.    Buang segera limbah bahan kimia setelah pengamatan selesai.
7.    Limbah cair yang tidak larut dlm air dan beracun dikumpulkan pada botol dan diberi label yg jelas.

Terkena Bahan Kimia
Kecelakaan kerja bias saja terjadi meskipun telah bekerja dengan hati hati. Bila hal itu terjadi maka perhatikan hal hal sebagai berikut :
1.    Jangan panik .
2.    Mintalah bantuan rekan anda yg ada didekat anda, oleh karenanya dilarang bekerja sendirian di laboratorium.
3.    Bersihkan bagian yang mengalami kontak langsung dg bahan tersegut, bila memungkinkan bilas sampai bersih
4.    Bila kena kulit, jangan digaruk , supaya tidak merata.
5.    Bawaah keluar ruangan korban supaya banyak menghirup oksigen.
6.    Bila mengkawatirkan kesehatannya segera hubungi paramedik secepatnya.

Terjadi Kebakaran
Kebakaran bisa saja terjadi di laboratorium, karena di dalamnya banyak tersimpan bahan yang mudah terbakar. Bila terjadi kebakaran maka :
1.    Jangan Panik
2.    Segera bunyikan alarm tanda bahaya.
3.    Identifikasi bahan yang terbakar (kelas A;B atau C), padamkan dg kelas pemadam yang sesuai ( Contoh kebakaran klas B bensin, minyak tanah dll tidak boleh disiram dg air)
4.    Hindari menghirup asap secara langsung, gunakan masker atau tutup hidung dengan sapu tangan.
5.    Tutup pintu untuk menghambat api membesar dg cepa.
6.    Cari Bantuan Pemadam Kebakaran , oleh karenanya No Telpon Pemadam Kebakaran haru ada di Lab.

Kombinasi Bahan yang harus dihindari
Kombinasi bahan dibawah ini berpotensi terjadi kecelakaan kerja, oleh karenanya harus dihindari.
1.    Natrium atau Kalium dg air
2.    Amonium nitrat, serbuk seng dan air
3.    Kalium nitrat dg natrium asetat
4.    Nitrat dengan ester
5.    Peroksida dg magnesium, seng atau aluminium
6.    Benzena atau alkohol dg api
Gas Berbahaya
Ada beberapa gas yang berbahaya keberadaanya di laboratorium. Gas gas tersebut adalah :
1.    Bersifat Iritasi
gas HCl, HF, nitrat dan nitrit, klorin,sulfur dioksida ( cermati baunya yg nyegrak).
2.    Karbon monoksida
sangat mematikan, semua reaksi yang menghasilkan gas tersebut dihindari, karena tidak berwarna, dan tidak berbau
3.    Hidrogen sianida berbau seperti almond
Hidrogen sulfida dikenali dari baunya Hidrogen selenida (H2Se) gas yg sangat beracun.
Daftar Pustaka
Bahan Ajar Pelatihan Manajemen Laboratorium, Deroktoral Jendral Pendidikan
Tinggi, Proyek Peningkayan Manajemen Pendidikan tinggi, 2002
Mariati; 1998. Bahan Kimia Berbahaya. Penataran pengelolaan Laboratorium
(Laboratorium Manajemen) Fakultas Kedokteran USU Medan.
Anonim ; 1997. Peralatan Keselamatan Kerja. Penataran Tenaga Laboratorium
Dalam Lingkungan Fakultas Pertanian USU medan

Analisis SWOT laboratorium IPA



kekuatan:
•    Mempunyai gedung 1 ruang,
•    Tersedia beberapa alat bahan
•    Tersedia guru mata pelajaran spesifik, guru kimia, guru fisika, guru biologi

kelemahan:
•    Belum tersedia lab Kimia, Fisika, Biologi
•    Belum ada meja praktikum
•    Belum ada almari asam
•    Banyak bahan-bahan yang sudah rusak karena lama tidak dipakai
•    Lab. IPA bercampur dengan alat-alat ekstrakulikuler seperti ekstra batik
•    Belum ada almari es untuk menyimpan bahan-bahan pada suhu rendah
•    Belum ada AC pada lab. biologi dan fisika
•    Di dalam lab. belum ada saluran air untuk mencuci alat
•    Di dalam lab. belum ada saluran listrik yang cukup
•    Siswa belum mempunyai baju lab.
•    Tempat membeli alat dan bahan yang jauh( ada di kota dengan jarak +- 60 km)
•    Kepala lab. mengerjakan seluruh pekerjaan yang ada di lab.
•    Alat dan bahan tidak lengkap dan tidak memadai untuk praktikum  semua siswa
•    Ada keengganan guru untuk praktikum/ jarang mengajukan praktikum(karena alat bahan tidak lengkap)
•    Tidak ada tenaga laboran

Peluang:
•    Sekolah menfasilitasi keperluan praktikum dalam jumlah terbatas(sedikit)
•    Salah satu guru ipa, memungkinkan sebagai laboran
•   
Ancaman:









RENCANA PENGEMBANGAN LABORATORIUM JANGKA PENDEK

Langkah-langkah Program Kegiatan Reguler
Sasaran program laboratorium IPA di tahun 2014-2015 sebagai konsekuensi logis dari pengembangan tersebut yaitu penataan kembali aspek-aspek yang masih dianggap relevan dan penting, serta menambahnya yang meliputi :
1.    penataan kembali jadwal.
2.    penataan tempat dan bahan praktikum
3.    penetapan target evaluasi pratikum yang baru
4.    perubahan jumlah materi atau judul praktikum (sesuai dengan buku paket
       pegangan siswa/ guru)
5.    mengevaluasi kebutuhan peralatan dan bahan
6.    menata kembali administrasi laboratorium.
7.    pengamanan / perawatan peralatan.

1.    Penataan kembali jadwal.
       Penataan kembali jadwal ini sangat penting, digunakan sebagai pedoman kegiatan baik     reguler       maupun non reguler (KIR). Penataan ini difokuskan pada penambahan porsi / jumlah praktikum di semua mata pelajaran IPA di seluruh tingkat termasuk sekarang pada pelajaran IPA yang diberikan pada tingkat SLTP sudah ada pelajaran Kimia.

2.    Penataan tempat dan bahan praktikum.
Penataan tempat dan bahan praktikum sangat penting khususnya untuk mengecek setelah praktikum dan untuk persiapan praktikum baru. Untuk bahan kimia disediakan ruangan khusus dan ditata berdasarkan jenisnya asam/ basa didalam rak. Untuk alat-alat prakteklainnya ditempatkan dalam loker dengan diberi kode untuk masing-masing mata pelajaran. ( K untuk Kimia, F untuk Fisika, B untuk Biologi dan U untuk umum )

3.    Penetapan target evaluasi yang baru.
Penetapan target yang baru penting dilakukan agar seluruh hasil kegiatan di lab. IPA dapat di monitoring dengan baik. Target evaluasi ini meliputi komponen-komponen yaitu meliputi agenda/jurnal harian di tiap mata pelajaran, penanganan laporan yang tuntas, dan sistem penilaian hasil pratikum ( berupa laporan ataupun hasil kerja yang sesuai prosedur ).

4.    Perubahan jumlah materi atau judul praktikum.
Perubahan ini disamping sebagai patokan dalam merencanakan pengadaan kebutuhan alat dan bahan praktikum, tapi juga sebagai acuan tentang apa yang akan dilakukan dalam praktikum, sesuai dengan tuntutan perkembangan saat ini yaitu peningkatan akselerasi kegiatan (volume praktikum) secara otomatis akan membawa dampak penambahan materi atau judul praktikum yang akan dilakukan.

5.    Mengevaluasi pengadaan kebutuhan peralatan dan bahan.
Hal lain yang tidak kala pentingnya adalah evaluasi tentang kebutuhan peratalan dan bahan praktikum yang disesuaikan dengan peningkatan akselerasi kegiatan. Hal ini akan disesuaikan dengan perubahan (penambahan) materi / judul praktikum, dan hal ini harus sudah direalisasikan paling lambat 1-2 bulan setelah tahun pelajaran 2014/2015 dimulai

6.    Penataan administrasi laboratorium.
Pengembangan fisik lab.IPA juga membawa dampak penataan kembali administrasi laboratorium IPA, meliputi administrasi praktikum berupa jurnal kegiatan, format laporan dan pengumpulannya, prosedur peminjaman alat, dan pengarsipan surat keluar dan masuk, program kegiatan

7.    Pengamanan / perawatan peralatan.
Pengamanan dan perawatan peralatan yang ada di laboratorium merupakan satu rangkaian kegiatan yang berlangsung saling terkait, selama ini kegiatan ini hanya terbatas dilakukan oleh petugas lab. saja terutama pengamanannya, tapi ke depan haruslah dimulai dengan menyadarkan secara adaministratif bahwa sebelum dan sesudah pemakaian peralatan guru-guru benar-benar tahu kondisi bahan dan peralatan yang telah dipakai, yang selama ini masih kurang.


Thursday, May 15, 2014

LAPORAN PMBP Pelatihan seni tari dan pramuka



BAB I

 PENDAHULUAN

A.    LatarBelakang

Mahasiswasebagaisalahsatuagenpemberbaharubangsa, sudahsepantasnyamemilikipengetahuan , keterampilansertakepekaanyadalammembacapermasalahan yang ada di masyarakat.   Untukmengasahkepekaanmahasiswatersebutperluadanyaprogram pengabdianpadamasyarakat.Dalamkaitanyapengabdiankepadamasyarakat, IKIP Budi Utomomenggalakanpadasetiapmahasiswanyaprogram  pengabdianberbasispotensi(PMBP). PMBP mengambilperanan yang pentingsebagaiwadahuntukmenyalurkanpengetahuandanketerampilanmahasiswa yang inginmengabdikanilmunyauntukmasyarakat.

Sasarandari PMBP adalahmasyarakat,maupunlembagapendidikandiberbagaijenjang . SD salahsatujenjangpendidikan formal pertamamenggambiperananpentingbagiperkembangananakbaikitumotorikmaupunsensoriknya.Untukitupratikummengambil SD NegeriKotes0I kec. GandusariKab. Blitarsebagaitempatpelaksanaanpratikum. Dari hasilobservasi yang dilakukanpada SD tersebutditemukanbahwapengetahuananakmengenaiPramukamasihkurangselainitukegiatanekstrasenitaribelumdiadakan di SD tersebut, Hal inidikarenakankegiatanPramukadanTaribelumterorganisirdenganbaik.

Penataan program ekstrakulikulerdi  SDNegeriKotes 01 perlusegeradilakukan, agar kegiatananaksepulangsekolahlebihterarahkehal-hal yang lebihpositif. Masihbanyakditemukananak-anakmenghabiskanwaktu di luar jam sekolahdenganbermain play station (PS). Padahalkegiatan PS jikadibandingkandengankerugianyalebihbesardaripadauntungnya. PS sebagaisaranahiburananaksedikitbanyakmempengaruidalamprilakuanak. Dari bukukasus yang adadisekolahmasihbanyakanak yang melakukanperkelahianantarsesamateman di sekolah. Selainitu, PS yang berlebihanjugadapatmengganguperkembangantubuhanak.Anakakanpasifuntukmelatihanggotageraktubuhnya, akibatnya system peredarantubuhtidaklancar.

Memperhatikanpermasalahantersebut  diatasmakapratikummengambiljuduldalam  program pengabdianya   “PelatihanDasarKepramukaandanSeniTari di SDN Kotes 1 Kec. Gandusarikab.Blitar” .Denganpengadaanpelatihantersebut di harapkanmeminimalisirkegitan PS siswa SDN Kotes 1 Kec. GandusariKab. Blitar.Serta mampumeningkatkankemampuansiswa di bidangkepramukaandanSeniTari.

B.     Rumusanmasalah

Berdasarkanpermasalahan di atasdapatdisusunpermasalahansebagaiberikut,

1.      Apakahkegiatanpramukadansenitaridapatmengurangikegiatanbermain play station siswa SD NegeriKotes 01 Kec. GandusariKab. Blitar?

2.      Seberapabesarpeningkatanpengetahuankepramukaandansenitarianaksetelahdilakukan  programpelatihan?

C.     Tujuan

1.      Mengetahuiapakahdengandilakukanyakegiatanpramukadansenitaridapatmengurangikegiatanbermain ply stationsiswa SD NegeriKotes 01

2.      Mengetahuisejauhmanapeningkatanpengetahuankepramukaandansenitari yang dimilikianaksetelahdilakukan program pelatihan.

D.    Manfaat

Berdasarkanrumusanmasalahdantujuan di atasdapat di ambilmanfaatnyasebagaiberikut,

1.      Kegiatansiswa di luar jam sekolahlebihevektif

2.      Memperbaikisusunan program ekstrakulikuler di SD NegeriKotes 01

3.      Melatihkemandiriansiswamelaluikegiatanpramuka

4.      MelestarikankeseniandaerahmelaluikegiatanSenitari

5.      Memberdayakansaranadanprasarana yang di lingkungansetempat .

E.     Sasaran

SasarankegiatanpelatihanpramukadansenitariSiswa-siswi SDN Kotes01 Kec.GandusariKab. Blitar.

F.      Pelaksanaankegiatan

KegiatanpelatihanpramukadanseniTari di SDN Kotes 01 Kec. GandusariKab. Blitarberlangsungmulaitgl 1 Maret 2014 - 30 April 2014.Kegiatan inidiawalidenganobservasiuntukmengetahuikeadaan di tempatobjekdanpenentuanpermasalahan yang perlusegeraditangani di  SD  tersebut.

Dari observasi yang dilakukandapatditentukanpermasalahannyayaitukegiatanpramukadansenitari yang belumberjalandenganbaik.Untukpengevektivanwaktumakapratikum , membagiwaktu yang tersediadenganduakegiatansekaligusyaitumemberikanpelatihanpramukadansenitari di SD NegeriKotes 01 Kec. GandusariKab. Blitar.

Kegiatanpelatihanpramukadiawalidenganpengenalandasarpramukamisalnya, salampramuka, artidari symbol tunas kelapa. MinggukeduamengenalkanDwisatyauntuksiaga, dan Tri satyauntukpenggalang. Untukmingguketigadankeempat di bulanMaretdigunakankegiatantali-temali.

Untukkegiatansenitarisiwadiberipengetahuangerakdasartarian di minggupertama.PemilihanTarian yang sesuaidengankemampuansiswa di minggukedua.Pelatihantariantanpa music di mingguketiga.Padaakhirminggukeempat di bulan April tahun 2014 di lakukanpelatihantaridenganiringanmusic.

G.    JadwalKegiatan

JadwalkegiatanpelatihanPramuka

No
   

Kegiatan
   

Maret

Minggu ke-1
   

Minggu ke-2
   

Minggu ke-3
   

Mingg ke-4

1.
   

Observasi
   

ü  
   

   

   

2.
   

Pengenalansalampramuka
   

ü  
   

   

   

3.
   

DwiSatyadan Try Satya
   

ü  
   

   

   

4.
   

Dasadarma
   

ü  
   

   

   

5.
   

permainan
   

   

ü  
   

ü  
   

ü  

6.
   

Tali-temali
   

   

   

ü  
   

7.
   

Tali-temali
   

   

   

   

ü  

8.
   

Pembuatanlaporan
   

   

   

   

ü  

9.
   

Dokumentasi
   

ü  
   

ü  
   

ü  
   

ü  

JadwalKegiatanPelatihanTari

No
   

Kegiatan
   

Maret

Minggu ke-1
   

Minggu ke-2
   

Minggu ke-3
   

Mingg ke-4

1.
   

Observasi
   

ü  
   

   

   

2.
   

Pengenalangerakdasartari
   

ü  
   

   

   

3.
   

Pemilihantari
   

   

ü  
   

   

4.
   

Pelatihantaritanpamusik
   

   

   

ü  
   

5.
   

Taridenganiringanmusik
   

   

   

   

ü  

6
   

Laporan
   

   

   

   

ü  

7.
   

Dokumentasi
   

ü  
   

ü  
   

ü  
   

ü  

H.    Personalia

NAMA           : Rima AiniMulyono

NPM              : 2091015512753

JURUSAN     : PendidikanJasmaniKesehatandanRekreasi

I.       HasilKegiatandanpembahasan

PadakegiatanPramuka di minggupertamapengenalanartisalam, siswabelumbegituantusiasdalampelatihanpramuka. Hal inidapat di lihatdarijumlahpeserta yang mengikutipramukahanyasekitar 68 % dan di dominasiolehsiswakelasrendah(kls 1,kls 2, dankls 3). Rendahnyaminatkepramukaanuntukkelasatas (kls 4, kls5, kls 6) dikarenakanmasihbanyak yang menganggapkegiatanpramukaituhal yang membosankan.

Padapertemuanselanjutnyajumlahpesertapramukatidakjauhberbedadenganpertemuanpertamauntukitupratikummengadakansuatupermainanuntukmenarikperhatianpesertapramuka.

Padamingu-mingguberikutnyajumlahsiswakelasatasbertambahuntukmengikutikegiatanpramukakarenatertarikmelihatpermainan yang menarik. olehsebabitupadakegiatanselanjutnyaselaludiberipermainan-permainan yang dapatmenarikperhatiansiwa.

Padakegiatanpelatihansenitaridariminggupertamapengenalangerakandasarsiswaperempuansangatantusiasdalampelatihansenitari .halinidapatdilihatdarijumlahsiswaperempuan  yang mengikutipelatihansenitarisekitar 85% rendahnyaminatsiswalaki-lakidi karenakansialaki-lakimenganggapsenitarilebihkeperempuan.

Padaminggukeduakitamemperkenalkansenitari yang berdominanuntuklaki-lakimisalnyatarijaranan .Hasilnyasiswalaki-lakiberantusiasmengikutipelatihansenitari .halinidapat di lihatjumlahsiwalaki-lakibertambahbanyak.

J.       Simpulandanrekomendasi

KegiatanPramukadansenitaridapatmengurangibermain playstaisendilihatdarikegiatandalamduabulaninisiswaberantusiasmengikutikegianpramukadansenitari. Siswadapatlebihbanyakmelakukanaktivitas di sekolahdaripada di rumah.

Sebaiknyakegiatanpramukadansenitari di jadikanekstrakulikuler yang di wajibkanuntuksisawa.

K.    DaftarRujukan

L.     Lampiran-lampiran

LAPORAN PMBP

PELATIHAN SENI TARI

PELATIHAN PRAMUKA

Oleh :

Rima Aini Mulyono

NPM : 2091015512753

Jurusan : Pendidikan jasmani Kesehatan dan Rekreasi

PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

IKIP BUDI UTOMO MALANG

TAHUN 2014

Halaman Pengesahan

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1.      
   

Jenis Kegiatan
   

1.      Pelatihan Pramuka

2.      Pelatihan Seni Tari

2
   

Pelaksana

a.       Nama

b.      NPM

c.       Angkatan / Semester

d.      Jurusan

e.       Fakultas
   

: Rima Aini Mulyono

: 2091015512753

: 2009

: Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

: IKIP BUDI UTOMO

3.      
   

Personalia

Jumlah Anggota
   

: 1 Mahasiswa

4.      
   

Jangka Waktu Kegiatan
   

: 2 bulan

5.      
   

Tempat Pengabdian
   

: Desa Kotes

  Kec. Gandusari

  Kab. Blitar

  Provinsi : Jawa Timur

Malang, 30 April 2014

Mengetahui                                                                             Pelaksana

  Drs. Adi Sucipto, M.Kes                                                           Rima Aini Mulyono

Wednesday, April 9, 2014

ANALISA STRATIFIKASI SOSIAL

1.     STRATIFIKASI SOSIAL
1.1 . Pengertian Stratifikasi Sosial
     Stratifikasi Kata stratifikasi merupakan terjemahan dari stratification (bahasa inggris) yang bermakna lapisan. Kata stratification sendiri berasal dari bahasa latin ‘stratum’ atau strata yang bermakna lapisan. Stratifikasi juga digunakan untuk menunjukan kelas atau lapisan yang ada dalam masyarakat. Sedangkan secara terminologi, Stratifikasi sosial adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu kedalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, privelese, dan prestise.
1.2. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Stratifikasi.
a)    Stratifikasi yang Terjadi dengan Sendirinya Bedasarkan .
1.    Age Statification Dalam stratifikasi berdasarkan usia ini, dimana anggota masyarakat yang berusia dini mendapatkan perbedaan hak dan kewajiban dari masyarakat yang berusia lebih tua. Bahkan dalam masyarakat tertentu, anak sulung mempunyai posisi yang lebih dibanding anak sulung.
2.     Senioritas Dalam pembahsan senioritas ini menyangkut usia dan jenjang lamanya pengalaman dalam masyarakat sosial tertentu. Dalam dunia kelembagaan misalnya, secara tidak langsung ada bagian-bagian kepemimpinan lembaga akan diisi oleh orang yang lebih tua atau berpengalaman luas.
3.     Sex Stratificaton Perbedaan jenis kelamin juga sangat mempengaruhi perbedaan status, ini juga sangat dipengaruhi oleh tradisi dan ajaran harkat dan martabat pria dan wanita.
4.    Sistem Kekerabatan Pada umumnya dalam suatu kekerabatan terdapat perbedaan hak dan kewajiaban antara ayah, ibu, kakak, dan adik misalnya. Maka dari situ akan timbul status sosial yang berbeda-beda yang bersangkutan dengan hak dan kewajibannya.
b)    Stratifikasi yang Dibentuk untuk Tujuan Bersama.
1.    Stratifikasi dalam Pekerjaan. Dalam stratifkikasi ini sangat tampak pada instansi atau organisasi yang kelola secara modern. Misalnya saja ada bos dengan bawahan, dosen dengan asisten dosen, dan lain sebagainya.
2.     Stratifikasi dalam Bidang Ekonomi. Dalam hal ekonomi inilah stratifikasi sangat menonjol di setiap masyarakat. Sebab kebanyakan dari masyarakat dimanapun berada menganggap akan terjadinya pembedaan stratifikasi sosial berdasarkan kekayaan dan material.
3.    Stratifikasi dalam Pendidikan. Bagi orang yang mampu menyelesaikan pendidikan formalnya hingga tuntas, maka akan mendapat hak dan kewajiban yang lebih beragam dibandingkan denganorang yang hanya menamatkan pendidikannya ditingkat dasar. Dan dari situlah akan menentukan kelas sosial yang mereka tempati.
1.3. Macam-Macam / Jenis-Jenis Stratifikasi Sosial.
A.    Stratifikasi Sosial Tertutup
Stratifikasi tertutup adalah stratifikasi di mana tiap-tiap anggota masyarakat tersebut tidak dapat pindah ke strata atau tingkatan sosial yang lebih tinggi atau lebih rendah. Contoh stratifikasi sosial tertutup yaitu seperti sistem kasta di India dan Bali serta di Jawa ada golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. Tidak mungkin anak keturunan orang biasa seperti petani miskin bisa menjadi keturunan ningrat /bangsawan darah biru.
B.    Stratifikasi Sosial Terbuka
Stratifikasi sosial terbuka adalah sistem stratifikasi di mana setiap anggota masyarakatnya dapat berpindah-pindah dari satu strata / tingkatan yang satu ke tingkatan yang lain. Misalnya seperti tingkat pendidikan, kekayaan, jabatan, kekuasaan dan sebagainya


II.    ANALISIS STRATIFIKASI SOSIAL DI DESA WIYUREJO
Di bawah ini adalah analisa penulis mengenai stratifiksi yang ada di Desa wiyurejo RT.18 RW.07 dengan mayoritas mata pencaharian sebagai petani dan peternak sapi perah. Berdasarkan penelitian ini, maka penulis menentukan untuk memilih penelitian ini dari segi obyektifitasnya, yakni menggolongkan masyarakat Desa Wiyurejo berdasarkan 3 (tiga) lapisan:
1.    Lapisan atas (Upper class).
Kelas ini ditempati oleh Kyai, Orang kaya yang meliputi petani apel, Juragan sayur,dan para pejabat Desa (lurah dan Carik).
2.    Lapisan Menengah (Middle Class).
Kelas ini meliputi Guru, Perangkat Desa, Petani sayur, Peternak sapi perah, Pedagang, Kuli bangunan.
3.    Lapisan bawah (Lower Class).
Kelas ini terdiri atas buruh tani, pembantu rumah tangga, kuli pasar, pegawai toko,

Berdasarkan  penelitian yang kami lakukan, sifat lapisan masyarakat Desa Wiyurejo mempunyai sifat lapisan terbuka. Yaitu setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapan sendiri untuk naik lapisan bahkan karena disebabkan sesuatu hal, seseorang bisa berpindah kelapisan bawah, dalam hal ini penulis akan memaparkan beberapa kasus yang terjadi di desa Wiyurejo ini:
a.     Akhir-akhir ini, ada beberapa petani sayur ( dari kelas menengah ) yang berubah  menjadi kaya dikarenakan harga sayur naik secara drastic (Wortel  ± 8000 per kilo), sehingga menyebabkan mereka berpindah ke lapisan atas dengan sendirinya. Hal ini juga mempengaruhi perilaku  mereka seolah –olah  terkena syndrome kaya mendadak, hal itu bisa di lihat dari gaya berpakaian yang glamour, membeli motor gede dan berlomba untuk membuat rumah mewah.
b.     Ada juga kejadian tiga sapi perah milik seorang  warga mendadak mati karena memakan rumput yang terkena racun pestisida. Hal ini juga menyebabkan seseorang yang asalnya berada di lapisan atas berubah ke lapisan bawah di karenakan mata pencaharian yang berupa hewan ternak mati secara mendadak. Mata pencarian satu-satunya harus hilang sehingga menyebabkan orang tersebut harus beralih profesi menjadi buruh tani.
c.    Ada satu kejadian yang mengenaskan yang menimpa salah satu keluarga, setelah menghasilkan panen wortel dengan nilai puluhan juta, orang tersebut membelikan anaknya sepeda motor yang harganya  sangat fantastis. Karena memilki sepeda motor baru dan mewah , gengsi sang anakpun juga semakin tinggi. Dia pergi berboncengan dengan pacarnya, bersenang-senang dan berhura-hura,dan dalam perjalanan pulang serta dalam kondisi mabuk terjadilah kecelakaan yang merenggut nyawa dua orang anak tersebut, motornyapun hancur total. Baru sehari merasakan motor baru, ternyata sang anak harus mati dengan keadaan yang demikian.
d.    Ternyata masyarakat di Desa ini sering kehilangan hasil dari pertaniannya seperti Apel, cabe rawit, bawang merah dan lain sebagainya disebabkan oleh perilaku seseoarang yang yang  tidak memiliki lahan pertanian, peternakan dan didukung oleh pendidikan yang rendah.
Dari analisa beberapa kasus tersebut penulis memperoleh kesimpulan bahwa mayoritas petani di desa Wiyurejo ini adalah orang kaya dan ukuran kekayaanlah yang dominan menjadikan seseorang berada di lapisan atas (upper class). Tetapi untuk menjadi kaya, seseorang harus memiliki kesiapan mental agar tidak terjadi perubahan perilaku kearah yang negative seperti sembrono, sombong, semena-mena, dsb.
 Bagi yang memiliki keterbatasan dalam hal materi, pendidikan dan ketrampilan , nampaknya kondisi tersebut secara psikologis membuat tekanan mental dan menjadikan perilaku mereka kearah kejahatan. Untuk itu bekal IPTEK dan IMTAQ sangat diperlukan baik untuk golongan yang kaya maupun golongan yang miskin agar terjadi keseimbangan antara kondisi sosial masyarakat dengan perilaku mereka yang positif sehingga timbul persamaan derajat diantara kelas-kelas yang ada di masyarakat, karena orang yang paling mulia di sisi Alloh adalah orang yang paling bertaqwa.

ﺧَﺒِﻴﺮٌ ﻋَï» ِﻴﻢاﻟﻠﱠﻪإِÙ† ۚ ﺗْﻘَﺎﻛُﻢأَ اﻟﻠﱠﻪﻋِﻨْﺪﻛْﺮَﻣَﻜُﻢأَØ¥ِÙ†

TABEL HASIL PENELITIAN DI DESA WIYUREJO RT.18 RW.07

No    kelas    kelompok    Aspek pembentuk    perilaku
1    upper    1.    Kyai
2.    Petani Apel
3.    Juragan sayur
4.    Pejabat Desa    ⦁    Penasehat
⦁    Besarnya Kekayaan
⦁    Tingginya kekuasaan    Akademis, Lebih di hormati, interaksi sosialnya terbatas hanya pada kelasnya
2    middle    1.    guru
2.    Perangkat Desa
3.    Petani sayur
4.    Peternak
5.    Pedagang
6.    Kuli bangunan    ⦁    Keilmuwan
⦁    Standart kekayaan    Sederhana, fleksibel, bebas berinteraksi, lebih bisa menghargai orang lain.
3    Lower    1.    Buruh tani
2.    Pembantu Rumah Tangga
3.    Kuli pasar    ⦁    Minimnya ilmu Pengetahuan
⦁    Minimnya Kekayaan    Berfikir sempit, Kurang dihormati karena dianggap kurang memiliki peranan






Thursday, April 3, 2014

GO TO CANGAR EAST JAVA

on the day of my week with friends kepemandian streets Cangar warm water, where I air photo images with friends of my friends, did not feel we began to starve and then bought meatballs, it turns out we ran out of money, and we are not forced to pay for parking, so we in the mad parking attendants, and forced us to be blurred due to not paying parking hhhhh: D,
after we had escaped from the guards parking lot, we finally went home with a happy heart and confused because we are not paying for parking, that's my personal experience with my friends,


so much from me,

by: Richi Rudiansyah

Tuesday, March 25, 2014

MATRIKS DATA PENGAMATAN BULAN FEBRUARI



FILE YANG RAPI BISA ANDA DOWNLOAD DI AKHIR POSTING INI

NO
HARI/TANGGAL
PERLAKUAN
PENGAMATAN
HASIL
1.
SELASA/11-02-2O14
Mencangkul dan ,memberi pupuk kandang
Tanah menjadi gembur
                Lahan dibuat gulutan dan siap untuk ditanami bibit
2.
RABU/12-02-2014
Menanam bibit andewi
Menanam andewi dengan jarak yang sudah di tentukan
Andewi akan  tumbuh lebih besar
3.
KAMIS/13-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman tumbuh dengan baik
Belum ada perkembangan
4.
JUMAT/14-02-2014



5.
SABTU/15-02-2014


                  Terjadi hujan abu vulkanik akibat letusan gunung kelud
6.
MINGGU/16-02-2014
7.
SENIN/17-02-2014
8.
SELASA/18-02-2014
9.
RABU/19-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
10.
KAMIS/20-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
11.
JUMAT/21-02-20142014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
12.
SABTU/22-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
13.
MINGGU/23-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
14.
SENIN/24-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
15.
SELASA/25-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
16.
RABU/26-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =5cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
17.
KAMIS/27-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =6cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
18.
JUMAT/28-02-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =6cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm







BULAN MARET
NO
HARI/TANGGAL
PERLAKUAN
PENGAMATAN
HASIL
1.
SABTU/01-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =6cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
2.
MINGGU/02-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =6cm
-lebar daun            =5cm
-jumblah daun       =3
-diamater bongkol=2cm
3.
SENIN/03-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
4.
SELASA/04-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
5.
RABU/05-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
6.
KAMIS/06-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
7.
JUMAT/07-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
8.
SABTU/09-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =7cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
9.
MINGGU/09-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =8cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
10.
SENIN/10-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =8cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
11.
SELASA/11-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =8cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =4
-diamater bongkol=2cm
12.
RABU/12-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =9cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =5
-diamater bongkol=3cm
13.
KAMIS/13-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =9cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =5
-diamater bongkol=3cm
14.
JUMAT/14-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =9cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =5
-diamater bongkol=3cm
15.
SABTU/15-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =9cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =5
-diamater bongkol=3cm
16.
MINGGU/16-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    =9cm
-lebar daun            =6cm
-jumblah daun       =5
-diamater bongkol=3cm
17.
SENIN /17-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    11cm
-lebar daun            =7cm
-jumblah daun       =6
-diamater bongkol=3cm
18.
SELASA/18-03-2014
Menyiram tanaman
Tanaman mengalami pertumbuhan dan perkembangan
-tinggi tanaman    11cm
-lebar daun            =7cm
-jumblah daun       =6
-diamater bongkol=3cm

DOWNLOAD FILE MS WORD DISINI